Minggu, 29 Juli 2012

Cerita Lama


Sekilas jadi teringat boneka Winnie The Pooh pemberian tanteku sewaktu kelas 4 SD. Merupakan boneka yang tidak baru, namun aku sangat suka sekali ketika menggendong boneka Pooh yang sedang membawa bantal dan memakai baju piyama itu. Dimana ketika aku berfikir akhirnya si Piglet-ku memiliki teman.
Namun sayang, suatu hari, sepupu ku bermain kerumah. 
ketika itu umurnya masih 5 thn dan aku 9 thn. Sebagai kakak sepupu yang lebih tua, entah tercipta aturan dari mana kalau yang tua harus mengalah. aturan yang sangat menyebalkan. 
waktu itu, ia, sepupuku maksudnya, menginap dirumah ku. 
karena malam, ia merindukan ibunya. ia pun meminjam, memeluk dan menggendong boneka pooh ku itu.
ya mungkin hanya di pinjam. 
namun keesokannya, ia terus menggendong pooh ku itu. aku pun mulai keringat dingin. sifat pelit ku memang sudah muncul dari kecil. 
sampai akhirnya, ia di jemput mamanya.. dan boneka pooh itu tetap di gendong dan dibawanya ke dalam mobil. breeemm.. mobil itu pun berlalu 
ingin menangis rasanya
Itu pemberian tanteku. aku paling tidak bisa barang pemberian orang, dikasihkan lagi kepada orang lain.
dan pada akhirnya, Piglet ku tidak punya teman.
beberapa hari kemudian, 
sepupuku menelfon. ia pun berkata, waktu itu Poohnya kebawa, dan sekarang masih dirumahnya.. dan kalimat terakhir yang bikin aku merinding dan keringat dingin “buat aku saja ya”
seperti film India, rasanya ada petir yang menyambar.. jegeeer
dengan berat hati akupun harus mengiyakannya. 
setelah menutup telepon, aku mengadu dengan berlinangan air mata kepada ibu ku, yang hanya berkata “nanti dibelikan lagi. yang gede harus mengalah”
sampai saat ini, tidak pernah aku menerima boneka pooh.
walaupun, orang tua ku sudah memberikan banyak hal sampai saat ini. termasuk kameraku yang untuk kado selama 7 tahun itu. apalah arti boneka winnie the pooh dibandingkan kamera ku sekarang?
mungkin karena boneka itu merupakan pemberian orang. barang turunan lagi. bukan sesuatu yang baru.
sekarang sih tidak jadi beban, kadang kalau bertemu dengan sepupuku itu, aku malah sering bercandaan : “bisa banget sih, alasan kebawa malah jadi diminta
diapun tertawa kalau aku mengingatkan akan Pooh ku, yang secara tidak langsung aku di kudeta.
cuma teringat saja, hal yang menyedihkan terkadang malah menjadi kenangan yang lucu kalau diingat. atau malah membuat tambah kesal?
tergantung bagaimana kita menyikapinya

Tidak ada komentar: